Seorang perempuan ingin memiliki sebuah sepatu dari kulit buaya. Diapun pergi ke toko sepatu dan kecewa karena mahalnya.
“Mahal amat sih,” tanya si perempuan“Kalau ingin murah ya menangkap buaya sendiri saja sana”, ketus si pemilik toko.
Terinspirasi oleh perkataan si pemilik toko, perempuan tersebut pergi ke sungai besar di daerah situ sambil membawa senjata api. Beberapa saat kemudian si pemilik toko datang dan terkagum-kagum melihat tiga ekor buaya mati ditumpuk di pinggir sungai. Sementara itu si perempuan terlihat di tengah sungai sedang membidikkan senjatanya ke seekor buaya lainnya.
Suara tembakan terdengar, kemudian si perempuan menyeret buaya ke-empat ke pinggir sungai dan kemudian menyumpah , “Sialan..!! Yang ini juga nggak pakai sepatu..!.”
Perhatian bagi pembaca blog ini, mohon maaf bila menemukan hasil kreasi anda termuat disini tanpa ijin. Biasanya yang ada disini selain hasil kreasi asli dari saya 'si pemulung' , juga merupakan temuan saya dalam mengorek sampah-sampah di internet. Yang jelas blog ini sekedar buat pembaca bisa senyum saja, gak ada unsur komersialnya. Jadi ya moga-moga Tuhan membayar anda dengan pahala.
Selasa, 08 Juli 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Selamat Hari Raya Idul Adha Selamat Berbahagia Jangan lupa berbagi dagingnya ya
-
Boss bicara dengan sekretarisnya: "Seminggu kita pergi untuk perjalanan dinas, tolong siap-siap." Sekretaris telepon suaminya: ...
-
Sore-sore mari mulih angon, Bunali pethuk ambek Brudin. "Waras ta !!" jare Brudin ndhik Bunali. "Waduh dino iki aku meh ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar